Joko
Said dilahirkan sekitar tahun 1450 M. Ayahnya adalah Arya Wilatikta, Adipati
Tuban. Arya Wilatikta ini adalah keturunan dari pemberontak legendaris
Majapahit, Ronggolawe. Riwayat masyhur mengatakan bahwa Adipati Arya Wilatikta
sudah memeluk Islam sejak sebelum lahirnya Joko Said. Namun sebagai Muslim, ia
dikenal kejam dan sangat taklid kepada pemerintahan pusat Majapahit yang
menganut Agama Hindu. Ia menetapkan pajak tinggi kepada rakyat. Joko Said muda
yang tidak setuju pada segala kebijakan Ayahnya sebagai Adipati sering
membangkang pada kebijakan-kebijakan ayahnya. Pembangkangan Joko Said kepada
ayahnya mencapai puncaknya saat ia membongkar lumbung kadipaten dan
membagi-bagikan padi dari dalam lumbung kepada rakyat Tuban yang saat itu dalam
keadaan kelaparan akibat kemarau panjang.
Tampilkan postingan dengan label Sketsaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sketsaku. Tampilkan semua postingan
Sketsa Ir. Soekarno
Label:
Sketsaku
Soekarno,
Presiden pertama RI yang biasa dipanggil Bung Karno, lahir di Blitar, Jawa
Timur, 6 Juni 1901 dan meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970. Ayahnya bernama
Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibunya Ida Ayu Nyoman Rai. Semasa hidupnya,
beliau mempunyai tiga istri dan dikaruniai delapan anak. Dari istri Fatmawati
mempunyai anak Guntur,Megawati, Rachmawati, Sukmawati dan Guruh. Dari istri
Hartini mempunyai Taufan dan Bayu, sedangkan dari istri Ratna Sari Dewi, wanita
turunan Jepang bernama asli Naoko Nemoto mempunyai anak Kartika.
Ketika
dilahirkan, Soekarno diberikan nama Kusno Sosrodihardjo oleh orangtuanya. Namun
karena ia sering sakit maka ketika berumur lima tahun sehinggga namanya diubah
menjadi Soekarno oleh ayahnya. Nama tersebut diambil dari seorang panglima
perang dalam kisah Bharata Yudha yaitu Karna. Nama “Karna” menjadi “Karno”
karena dalam bahasa Jawa huruf “a” berubah menjadi “o” sedangkan awalan “su”
memiliki arti “baik”.
Tata.
Langganan:
Postingan (Atom)

+copy.jpg)





+copy.jpg)